untaian tausiyah 1

Posted on
  • by
  • ابوالياس
  • in
  • Label:
  • Umpama pepatah mengatakan langit tidak terlalu cerah, begitulah juga dengan untung nasib dan ketentuan manusia. Bahkan, dalam meniti perjalanan hidup, pasti ada pada satu masa seseorang melalui titik kesengsaraan dan kekecewaan.

    Bahagia dan ketenangan hati yang dikecap sekian lama bagai lenyap begitu saja. Tiada yang menyangka, dengan sekelip mata kita mungkin kehilangan orang yang dikasihi – ibu bapak atau isteri tersayang meninggal dunia akibat kemalangan misalnya. Kisah lain mungkin kita kena PHK atau bisnis yang diharap mencukupi kehidupan keluarga akhirnya hancur.

    Contoh yang lebih menakutkan mungkin seperti ini; kita mengendarai mobil ke tempat kerja dan tanpa sengaja menabrak seorang pejalan kaki hingga mati, dan akhirnya dipenjara beberapa tahun.

    Kebanyakan kita mungkin merasa kecewa, sedih dan stress pada permulaannya, fikiran buntu membayangkan kehidupan diri dan keluarga selepas itu. Lebih ditakuti apabila kita akhirnya menyalahkan takdir, malah sudah ada cerita dan kasus di negara ini atau di negara lain, si fulan bunuh diri atau melakukan perkara yang tidak waras akibat tekanan hidup.

    ***

    Keterbatasan seseorang sebagai hamba yang lemah tak akan membiarkan diri terlepas dari sandaran Yang Maha Kuat dan Perkasa. Hidup tak dibiarkan tenggelam dari bahtera keimanan yang menjadi panduan dalam segala hal. Tahu kapan saatnya berlabuh di tepi pantai keimanan.

    Di setiap detik yang berlalu kita memohon kepada Allah agar senantiasa bertambahkan kebaikan. Doa ikhlas kami untuk semua saudara yang selalu bersusah payah menebarkan Risalah ini. Kesilafan dan kekurangan selalu dimohonkan maaf, apa yang di luar jangkauan kekuatan kami, kepada Allah kami memohon dan kembalikan segala urusan.

    Kebersamaan kita bukan karena tujuan lain, selain kebaikan dan kebenaran. Mari tetap bersama-sama menempuh jalan ini. Jalan Allah... Islam yang kita cintai.. sampai mati.     
    Amin....

    0 komentar:

    Posting Komentar

    koment :

     
    Copyright (c) 2011 Moslemblog's byAbu ilyas.