Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Menjaga Anak saat Malam hari
Datangnya malam usai matahari tenggelam hingga datangnya waktu ‘Isya adalah saat bertebarnya para setan. Tak heran jika rutinitas masyarakat semisal aktivitas jual beli justru mengalami puncak keramaian (baca: godaan) nya di waktu ini.
Tips mendidik Anak
Anak adalah harapan di masa yang akan datang. Kalimat ini seringkali kita dengar dan amat lengket di benak kita. Tak ada yang memungkiri ucapan itu, karena memang ia sebuah kenyataan bukan hanya sekedar ungkapan perumpamaan,
Tips mengatasi ledakan emosi anak.
Tingkah laku kemarahan anak Anda yang masih kecil tidak kunjung berhenti juga hari itu. Terdengar jeritan tingginya begitu memekakkan telinga. Dan banyak barang telah menjadi sasaran kemarahannya. Semua tindakan orangtua jadi salah. Secara naluriah, Anda ingin pergi meninggalkan situasi seperti ini bukan?? Namun ini bukanlah pilihan bijaksana. Pastilah ada solusi pemecahannya.
Menyayangi dan memperhatikanya.
“Bagaimana tidak keterlaluan anak saya ini pak ?! Saya sudah menyekolahkan dia ke luar negeri dan semua fasilitas sudah saya sediakan, tapi…apa nyatanya ? Saya tidak minta ke dia yang muluk-muluk, harapan saya supaya ia bisa sukses, berhasil menjadi orang yang terpandang. Namun semua harapan itu lenyap kalo melihat dia seperti sekarang ini. Sia-sia saya mengirim dia ke Luar negeri sejak kecil.”
Mendidik dan mengasuh Anak.
Menjadi orangtua adalah suatu profesi yang sangat mulia. Namun sebagian besar dari kita tidak mengerti harus bagaimana mempersiapkannya. Ketika kita mempersiapkan pernikahan maka kita sibuk memikirkan acara pestanya. Kita sibuk memikirkan siapa yang akan diundang, gaun apa yang akan dikenakan pengantin wanita, makanan seperti apa yang akan dihidangkan, foto kenangan seperti apa yang akan dilakukan dan mungkin juga tempat tinggal seperti apa yang akan dihuni.
Berlakulah Lemah lembut.
Tahun delapan puluhan, dunia pendidikan Indonesia terhenyak kelabu. Seakan tiada habis tanya, mengapa peristiwa itu terjadi. Namun begitulah. Suratan takdir telah menorehkan peristiwa lain. ILmu dan hujan
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Berikut adalah sebuah hadits yang patut direnungkan bersama yang menjelaskan mengenai keutamaan orang yang berilmu (agama) dan yang mendakwahkan ilmu.
Petuah Guru kepada murid.
Semoga Allah memberimu petunjuk dan pertolongan untuk selalu beramal shalih. Sesungguhnya bagiku engkau ibarat seorang anak yang berada disisi ayah yang dicintainya.
pendidikan islam tentang metodologinya.
A. Pendahuluan
Keberhasilan menanamkan nilai-nilai rohaniah (keimanan dan ketakwaan pada Allah subhanahu wata'ala) dalam diri peserta didik, terkait dengan satu faktor dari sistem pendidikan, yaitu metode pendidikan yang dipergunakan pendidik dalam menyampaikan pesan-pesan ilahiyah,
sebab dengan metode yang tepat, materi pelajaran akan dengan mudah dikuasai peserta didik. Dalam pendidikan Islam, perlu dipergunakan metode pendidikan yang dapat melakukan pendekatan menyeluruh terhadap manusia, meliputi dimensi jasmani dan rohani (lahiriah dan batiniah), walaupun tidak ada satu jenis metode pendidikan yang paling sesuai mencapai tujuan dengan semua keadaan.
Pendidikan Anak.

Pendidikan itu bukan sekolah, bukan pondok pesantren, bukan pula perguruan tinggi, apa lagi lembaga-lembaga kursus! Melembaganya pendidikan ke dalam bentuk-bentuk di atas di satu sisi memang tampak memudahkan, karena menimbulkan kepercayaan masyarakat bahwa ada pihak-pihak atau tempat-tempat tertentu yang diharapkan bisa mendidik (baca: mengajar) masyarakat di usia-usia belajar mereka, termasuk bisa juga disalahkan manakala timbul permasalahan di usia-usia belajar mereka.
Mengajar dan mengajar.
Teriakan dan pukulan dapat membuat anak menjadi bodoh
Cara mendidik anak dengan pukulan dan teriakan bisa menjadi salah satu penyebab anak menjadi bodoh. “Otak yang seharusnya dipakai untuk berpikir, hanya dipakai untuk mempertahankan hidup akibat pukulan dan teriakan,” kata Psikolog Ery Soekresno dalam seminar “Mendidik Anak Tanpa Pukulan dan Teriakan” di Aula Setda Pemprov Banten di Serang, Ahad (17/1).Bijak mendidik buah hati
Buah hati adalah amanah ilahi yang amat berharga, dia bukan hanya sebagai penyejuk pandangan mata dan hati bagi orang tuanya namun lebih dari itu dia adalah investasi terbesar dunia terlebih akhirat. Bagaimana sang buah hati dapat menjadi aset berharga sekaligus penyejuk jiwa? tentu kita sebagai orang tua harus bijak dalam mendidiknya, tidak berlemah-lemah namun juga tidak berlebihan dalam memberi kasih sayang serta pengajaran. Harus pada porsi yang pas.
Mari belajar bagaimana menjadi orang tua bijak…
Kisah yang Mendidik
Kisah, keterkaiatannya dengan pendidikan anak, memiliki peran yang sangat penting, lantaran kisah juga merupakan salah satu metode pengajaran. Dalam Al-Qur`an, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengajarkan berbagai kisah dari umat-umat terdahulu. Sehingga secara langsung bisa dipahami, bahwa Islam memberikan perhatian yang besar terhadap masalah ini, yaitu dengan menyebutkan kisah-kisah yang mendidik dan bermanfaat sebagai metode dalam menyampaikan pengajaran. Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mencontohkan kisah tentang Luqman Al-Hakim yang memberi wasiat kepada anaknya dengan wasiat yang sangat penting dan berharga.[1]
Orang tua yang bijak
yang menyenangkan, terbuka dan lapang dada ketika berkumpul dengan anak.
juga harus menjadi suri tauladan yang baik dalam perbuatan dan ucapan, jangan biarkan anak terdidik oleh layar kaca. tanpa pengarahan sama sekali.
pujilah anak di depan teman-temannya, karena Selalu menciptakan suasana kebaikan yang dilakukan.jangan memakinya di hadapan banyak orang saat melakukan kesalahan atau keliru.
bergembiralah melihat anak yang dengan suka cita bertafaqquh fiddien, menghafal Alqur'an, menghafal hadist- hadist nabi, belajar Aqidah, fiqh ibadah, akhlak.
juga harus menjadi suri tauladan yang baik dalam perbuatan dan ucapan, jangan biarkan anak terdidik oleh layar kaca. tanpa pengarahan sama sekali.
pujilah anak di depan teman-temannya, karena Selalu menciptakan suasana kebaikan yang dilakukan.jangan memakinya di hadapan banyak orang saat melakukan kesalahan atau keliru.
bergembiralah melihat anak yang dengan suka cita bertafaqquh fiddien, menghafal Alqur'an, menghafal hadist- hadist nabi, belajar Aqidah, fiqh ibadah, akhlak.
METODE MENDIDIK ANAK
Apabila telah tampak tanda-tanda tamyiz pada seorang anak, maka selayaknya dia mendapatkan perhatian sesrius dan pengawasan yang cukup. Sesungguhnya hatinya bagaikan bening mutiara yang siap menerima segala sesuatu yang mewarnainya. Jika dibiasakan dengan hal- hal yang baik, maka ia akan berkembang dengan kebaikan, sehingga orang tua dan pendidiknya ikut serta memperoleh pahala.
Langganan:
Postingan (Atom)








